Terimakasih Telah Berkunjung Ke Blog Orang Jelek

14 Feb 2011

PIROXICAM

DESKRIPSI:
Piroksikam adalah obat antiinflamasi non steroid yang mempunyai aktifitas antiinflamasi, analgetik – antipiretik. Aktifitas kerja piroksikam belum sepenuhnya diketahui, diperkirakan melalui interaksi beberapa tahap respon imun dan inflamasi, antara lain : penghambatan enzim siklo-oksigenase pada biosintesa prostaglandin, penghambatan pengumpulan netrofil dalam pembuluh darah, serta penghambatan migrasi polimorfonuklear (PMN) dan monosit ke daerah inflamasi.

INDIKASI:
Terapi simptomatik rematoid artritis, osteoartritis, ankilosing spondilitis, gangguan muskuloskeletal akut dan gout akut.

KONTRA INDIKASI:
Penderita yang hipersensitif terhadap piroksikam dan penderita yang mengalami urtikaria, angioderma, bronkospasme, rinitis berat dan syok akibat Antiinflamasi Nonsteroid Agent.

KOMPOSISI:
Tiap kapsul mengandung 10 mg piroksikam.
Tiap kapsul mengandung 20 mg piroksikam.

CARA KERJA OBAT:
Piroksikam adalah obat antiinflamasi non steroid yang mempunyai aktifitas antiinflamasi, analgetik - antipiretik. Aktifitas kerja piroksikam belum sepenuhnya diketahui, diperkirakan melalui interaksi beberapa tahap respons imun dan inflamasi, antara lain: penghambat enzim siklo-oksigenase pada biosintesa prostaglanin, penghambat pengumpulan netrofil dalam pembuluh darah, serta penghambat migrasi polimorfonuklear (PMN) dan monosit ke daerah inflamasi.

DOSIS:
Dewasa: Rematoid artritis, osteoartritis, ankilosing spondilitis, dosis awal 20 mg dalam dosis tunggal.
Gout akut, 40 mg sehari dalam dosis tunggal selama 4 - 6 hari.
Gangguan muskuloskeletal akut, 40 mg sehari dalam dosis tunggal selama 2 hari, selanjutnya 20 mg sehari dalam dosis tunggal selama 7 - 14 hari.

Dosis untuk anak belum diketahui.

PERINGATAN DAN PERHATIAN
Tidak dianjurkan pemberian pada wanita hamil dan menyusui. Hati-hati pemberian pada gangguan pencernaan, jantung, hipertensi dan keadaan predesposisi retensi air, ginjal dan hati. 
Kemanan penggunaan untuk anak-anak belum diketahui dengan pasti. 

EFEK SAMPING: 
Keluhan gastrointestinal, misalnya anoreksia, nyeri perut, konstipasi, diare, flatulen, mual, muntah, perforasi, tukak lambung dan duodenum. Gangguan hematologik seperti trombositopenia, depresi sumsum tulang. 
Gangguan kulit: eritema, dermatitis eksfoliatif, sindroma Stevens-Johnson. 
Gangguan Saraf pusat: sakit kepala, pusing, depresi, insomnia, gugup. 
Efek samping lain seperti hiperkalemia, sindroma nefrotuk, nyeri, demam, penglihatan kabur, hipertensi dan reaksi hipersensitif. 

INTERAKSI OBAT: 
Pemberian piroksikam bersama antikoagulan oral, sulfonil urea atau salisilat harus hati-hati dan dipantau. 
Asetosal dan piroksikam tidak boleh diberikan secara bersama-sama. 
Piroksikam dilaporkan dapat meningkatkan kadar litium dalam darah. 

CARA PENYIMPANAN: 
Simpan ditempat sejuk dan kering. 

JENIS
Tablet 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

tulislah pesan anda disini