Terimakasih Telah Berkunjung Ke Blog Orang Jelek

3 Mar 2011

PIRACETAM

Komposisi
Injeksi                         : Tiap ml mengandung Piracetam 200 mg.
Kaplet salut selaput   : Tiap kaplet salut selaput mengandung Piracetam 800 mg.
Farmakologi
Piracetam adalah suatu nootropic – Agent.
Indikasi
Injeksi IV/IM : Pengobatan infark serebral.
Kaplet             :
1.      Gejala – gejala involusi yang berhubungan dengan usia lanjut : Dosia awal 2,4 g selama 6 minggu (terbagi dalam 3 dosis). Diikuti dengan dosis 1,2 g sehari (terbagi dalam 3 dosis) sebagai dosis pemeliharaan. 1.      Alkoholisme dan adiksi : Predelirium, delirium tremens, gangguan fungsi dan kemunduran mental yang diakibatkan oleh alkoholisme kronik (gangguan daya ingat, konsentarsi pikiran, perhatian dan gangguan mental), pengobatan detoksifikasi (untuk gangguan karena penghentian obat secara mendadak, hilang dan kurang nafsu makan).
2.      Sindrom pasca trauma : Disfungsi otak yang berhubungan dengan akibat pasca trauma (sakit kepala, vertigo, agitasi, gangguan daya ingat dan astenia).
Kontra – Indikasi
Hipersensitif terhadap piracetam, gangguan ginjal berat (bersihan kreatinin < 20 ml/menit).
Efek Samping
Rasa gugup, agitasi, iritabilitas, rasa lelah dan gangguan tidur. Gangguan saluran cerna misalnya : nausea, muntah, diare dan gastralgia. Yang jarang terjadi adalah pusing – pusing, sakit kepala, tremor, peningkatan libido. Mulut kering, penambahan berat badan dan umunya reaksi hipersensitivitas dermatologik.
Dosis
Injeksi : Dosis umum : 1 gram 3 x 1 sehari IV atau IM
Kaplet :
1.      Gejala psiko – organik yang berhubungan dengan usia lanjut : Dosis awal 2,4 g selama 6 minggu (terbagi dalaam 3 dosis). Diikuti dengan dosis 1,2 g sehari (terbagi dalam 3 dosis) sebagai dosis pemeliharaan.
2.      Gejala pasca trauma : Dosis rata – rata :
Dosis awal : 3 kali sehari 800 mg secara oral. Bila efek yang diinginkan sudah diperoleh kurangi dosis secara bertahap sampai pada 400 mg 3 kali sehari.
Dosis lazim : 1,2 – 4,8 mg/hari (terbagi dalam 2 atau 3 kali dosis)
3.      Dosis untuk pasien lanjut usia dan gangguan fungsi ginjal : pada pasien tersebut waktu paruh akan meningkat secara langsung sesuai dengan fungsi ginjal atau kliren kreatinin.
4.      Penelitian menunjukkan bahwa perubahan ekskresi kreatinin dipengaruhi oleh umur. Karena itu dilakukan penyesuaian dosis seperti tabel berikut bila kliren kreatinin < 60 mL/min atau serum kreatinin > 1,25 mg/100 mL pada pasien diatas 65 tahun.
Kliren Kreatinin
(mL/min)
Serum Kreatinin
(mg/100mL)
Dosis
60 – 40
1,25 – 1,7
½ dosis lazim
40 – 20
1,70 – 3,0
¼ dosis lazim

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

tulislah pesan anda disini